Terkadang seseorang
mengetahui penyakit yang dideritanya setelah muncul banyak gejala atau dalam
stadium lanjut. Untuk itu ketahui 10 cara menjadi dokter bagi diri sendiri
dengan melakukan deteksi dini. Mengetahui penyakit lebih dini akan mempermudah
pengobatan yang harus dijalani serta memiliki tingkat kesembuhan yang lebih
tinggi. Berikut ini 10 hal yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit lebih
dini, seperti dikutip dari Health24, Sabtu (31/12/2011) yaitu:
1. Memiliki PERF-ect day
Pada dasarnya ada 4 hal yang harus dipantau setiap hari
untuk memastikan punya pola hidup sehat, yaitu jumlah buah dan sayuran yang
dikonsumsi satu hari (Produce), apakah aktif bergerak (Exercise), memiliki
waktu minimal 15 menit untuk menyenangkan diri sendiri (Relaxation) dan
mengonsumsi cukup serat (Fibre). Jika semuanya terpenuhi, maka sudah memiliki
hidup yang sehat.
2. Memeriksa kondisi tubuh setiap 2-3 bulan sekali
Mintalah pasangan atau teman dekat untuk melakukan
pemeriksaan kulit dari kepala hingga ujung kaki. Perhatikan jika ada benjolan,
tahi lalat yang berubah dan bintik atau ruam yang mencurigakan. Pemeriksaan di
seluruh kulit termasuk kulit kepala, sela-sela jari kaki dan tangan serta
bagian bawah lengan.
3. Memantau pola tidur
Ada 3 cara untuk tahu memiliki tidur yang cukup atau tidak
yaitu apakah perlu alarm untuk bangun di pagi hari, apakah merasa kantuk saat
sore hari dan apakah langsung tertidur setelah makan malam.Jika ketiga jawaban
tersebut 'iya' maka belum memiliki waktu tidur yang cukup. Namun jika sudah
tidur cukup (sekitar 8 jam) tapi masih punya masalah tersebut, sebaiknya
konsultasikan dengan dokter.
4. Mengukur tinggi badan setiap tahun setelah 50 tahun
Hal ini sangat penting bagi perempuan sebagai cara untuk
menilai postur dan kesehatan tulang. Jika tinggi badan menurun maka bisa jadi
ada perubahan dalam kepadatan tulang.
5. Melacak warna urine
Urine bisa menjadi indikator kesehatan yang berguna. Urine
seharusnya berwarna jernih dan tidak berbau, tapi jika warnanya kuning pekat
(gelap) atau berbau, maka bisa jadi akibat kurang cairan atau masalah dalam
metabolisme.
6. Menghitung detak jantung setelah olahraga
Untuk mengetahui heart rate recovery (HRR), cobalah berjalan
kaki atau jogging selama 20 menit lalu menghitung detak jantung segera setelahnya
selaam 15 detik dan hasilnya dikalikan 4. Setelah itu istirahat dan duduk
selama 2 menit, kemudian periksa kembali. Kurangi hasil kedua dengan yang
pertama, jika di bawah 55 maka nilai HRR lebih tinggi dari normal dan sebaiknya
konsultasikan dengan dokter.
7. Jika memiliki diabetes, periksakan kaki setiap hari
Orang dengan diabetes rentan bermasalah di kaki, untuk itu
periksa kaki secara teratur terhadap setiap lecet, kulit yang mengelupas, luka
atau memar. Hal ini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
8. Melakukan pemeriksaan untuk kardiovaskular
Pemeriksaan ini berguna untuk mencegah penyakit dan serangan
jantung serta stroke. Faktor yang perlu diukur adalah kolesterol, status
merokok, tingkat glukosa darah, EKG (Electrocardiogram) serta tekanan darah.
9. Memeriksa sisir yang digunakan
Jika melihat banyak rambut yang rontok di sisir, mintalah
dokter memeriksa kadar feritin darah yang menunjukkan berapa banyak zat besi di
tubuh, karena kadar yang rendah bisa menyebabkan kerontokkan rambut. Penyebab
umum lainnya adalah gangguan pada hormon tiroid.
10. Periksa tekanan darah setiap 6 bulan
Pemeriksaan ini bisa dilakukan di pusat kesehatan atau di
rumah. Jika nilai sistolik (angka yang di atas) lebih dari 140 (130 untuk
penderita diabetes) dan diastolik (angka yang di bawah) lebih dari 90 (80 untuk
penderita diabetes), sebaiknya memperhatikan pola hidup yang dijalani.'
Jadi, jagalah kesehatan anda untuk dapat beraktifitas lebih maksimal.
Saya anjurkan juga untuk menkonsumsi Xamthone Plus, anti oksidan yang sangat luar biasa untuk kesehatan tubuh anda.
Jadi, jagalah kesehatan anda untuk dapat beraktifitas lebih maksimal.
Saya anjurkan juga untuk menkonsumsi Xamthone Plus, anti oksidan yang sangat luar biasa untuk kesehatan tubuh anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar